Wednesday, 7 September 2011

Ujung Kulon

Ujung Kulon, sebuah taman nasional terdapat di ujung barat daya Pulau Jawa. Sebagai kebalikannya adalah Alas Purwo yang juga taman nasional yang terletak di ujung tenggara Pulau Jawa, di Semenanjung Blambangan.

Dengan luas sekitar 120,551 hectars, dimana 44,337 hectars diantaranya berupa laut dan karang, Ujung Kulon merupakan taman nasional terluas di Pulau Jawa. Kawasan ini meliputi Semenanjung Ujung Kulon dan beberapa pulau seperti Pulau Handeleum, Pulau Peucang dan Pulau Panaitan.
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang lebat yang masih tersisa di Pulau Jawa. Keberadaan hutan lebat ini cukup menarik, mengingat Pulau Jawa merupakan salah satu pulau terpadat di dunia. Kekayaan jenis tumbuhan mencapai sekitar 700 spesies dengan 57 diantaranya tergolong langka.
Sedangkan kekayaan jenis hewan terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Taman Nasional Ujung Kulon adalah suaka margasatwa terakhir bagi badak bercula satu/badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang terancam punah. Diperkirakan badak jawa hanya tinggal 50 ekor.
Masih termasuk dalam kawasan taman nasional Ujung Kulon adalah kawasan Gunung Anak Krakatau. Pada  27 Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus. Letusan gunung ini sangat fenomenal dan merupakan salah satu letusan gunung berapi terkuat yang pernah ada. Dampak letusan mempengaruhi kehidupan dunia selama beberapa tahun kemudian. Letusan ini menghancurkan Gunung Krakatau sendiri dan dari sisa gunung yang ada muncul fenomena baru berupa gunung berapi yang dikenal sebagai Gunung Anak Krakatau. Seperti sebelumnya, Gunung Anak Krakatau ini merupakan salah satu gunung teraktif di dunia.

Ujung Kulon

Ujung Kulon

Ujung Kulon

Ujung Kulon

Ujung Kulon
Ujung Kulon

:)

No comments:

Post a Comment